🥎 Janji Tuhan Pasti Digenapi
Orang tersebut berharga di mata Tuhan sebab sudah ditebus dari kematian kekal dengan nyawa Tuhan Yesus di kayu salib. Kematian seharusnya bukan lagi hal yang menakutkan bagi anak-anak Tuhan, sebaliknya kematian seharusnya membuat bersuka. Sebab dengan melalui kematian maka anak-anak Tuhan akan tinggal di sorga bersama dengan Tuhan Yesus.
Sebab Dialah yang pasti. Dalam Firman Tuhan ada janji yang luar biasa. “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.” (Amsal 23:18). Ini janjiNya yang luar biasa atas kita. Masa depan yang disediakan dan harapan yang akan terwujud. Tuhanlah yang memberikan kita masa depan. Puji Tuhan, bagi kita orang percaya masa depan
Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Jangan sesat! Sesat memiliki pengertian keliru atau salah. Seorang yang tersesat dalam perjalanan artinya salah jalan dan orang yang tersesat tidak akan sampai pada tujuan yang ingin ditujunya. Kata “jangan” merupakan suatu perintah
Janji-Nya digenapi. Kebenaran bahwa Elia akan datang sebelum Mesias datang, sesungguhnya sudah digenapi Allah. Elia yang dimaksud bukan Elia yang sudah mati. Yohanes Pembaptislah yang dimaksud Allah sebagai pendahulu datangnya Mesias. Janji Allah pasti dan teguh! Apa yang Allah telah katakan, Ia pun akan menggenapinya. Ini sesuai dengan sifat
Janji Tuhan. Janji Tuhan adalah landasan iman kita. Di sepanjang Alkitab, kita melihat Tuhan membuat janji kepada umat-Nya, dan Dia selalu menepati janji-Nya. Beberapa janji-Nya antara lain: Penyediaan – Filipi 4:19: “Dan Allahku akan memenuhi segala kebutuhanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.”
Rumah Tuhan berbicara tentang hadirat Tuhan. Tidak ada tempat yang baik, indah dan aman selain di dalam hadirat Tuhan. Kita akan masuk dalam hadirat Tuhan ketika berdoa, memuji dan menyembah Tuhan. Kasih dan kemurahan Tuhan akan turun memenuhi hidup kita. DALAM HADIRAT TUHAN ADA KASIH DAN PERLINDUNGAN TUHAN. Tuhan memberkati. RENUNGKAN:
Semua ini akan digenapi pada pemerintahan Kerajaan Millenial. Tujuan dari pemerintahan 1,000 tahun Yesus adalah menggenapi nubuat yang diberikan kepada Israel dan janji-janji yang diberikan kepada Yesus, para bangsa-bangsa, dan seluruh dunia. Perjanjian Allah merupakan janji sepihak dan sukarela. Ia berjanji akan memberkati Israel dan
Ende: Kej 15:6. Abram pertjaja, bahwa Tuhan akan melaksanakan apa jang menurut perhitungan manusia tidak mungkin. Kepertjajaan jang "tidak dapat dipertanggungdjawabkan" atas dasar perhitungan manusia ini, adalah suatu unsur penting dalam paham Kitab Sutji tentang kepertjajaan (lihat Rom 4:18 ).
Amsal 7:1-27. (Ayat 2) Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu. Mata adalah bagian tubuh yang vital dan sangat penting bagi kehidupan kita. Dengan mata orang bisa melihat. Orang yang tidak bisa melihat atau buta yang dilihatnya hanya kegelapan, semuanya gelap.
UYog.
janji tuhan pasti digenapi